Fakta.id

SKHUN SD: Pengertian, Format, Cara Membacanya Lengkap

Mendy - 16-08-2023 14:45
SKHUN SD: Pengertian, Format, Cara Membacanya Lengkap
SKHUN SD: Pengertian, Format, Cara Membacanya Lengkap

SKHUN SD adalah dokumen penting sebelum terbitnya Ijazah, namun tetap memberikan berbagai informasi penting yang wajib dipahami. Simak penjelasan berikut ini.

Contents [ Buka ]

Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional atau disingkat SKHUN memiliki fungsi sebagai dokumen pengganti sebelum Ijazah diterbitkan. Dengan keterangan nilai tersebut, siswa bisa mengurus kelanjutan pendidikannya. SKHUN SD bisa dijadikan bukti kelulusan dan nilai untuk melanjutkan ke tingkat SMP.

Karena penerbitan ijazah akan memakan waktu, maka biasanya pihak sekolah akan mengeluarkan dokumen pengganti sementara. Bentuknya bisa Surat Keterangan Lulus (SKL) yang sudah bisa dianggap sebagai bukti bahwa siswa tersebut sudah lulus.

Kemudian akan dikeluarkan SKHUN, sebelum akhirnya diterbitkan Ijazah secara resmi berikut daftar nilai dan rapor yang sudah diisi dengan pencapaian siswa. Untuk informasi, SKHUN adalah sama dengan SHUN, perbedaan hanya karena penggunaan istilahnya saja.

SKHUN SD

Sama seperti semua jenjang lainnya, Sekolah Dasar (SD) juga menerapkan sistem yang sama. Begitu siswa dinyatakan lulus Ujian Akhir kelas 6, maka SKHUN akan dikeluarkan. Dengan dokumen inilah para siswa melengkapi dokumen pendaftaran ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Namun perlu diingat bahwa SKHUN bukanlah Ijazah. Karena isi dari SKHUN hanyalah data siswa dan sekolah dan daftar nilai hasil Ujian Nasional. Sedangkan Ijazah akan menyatakan keterangan lulus dan dilengkapi dengan daftar nilai rapor dan Ujian Sekolah.

Format SKHUN

Umumnya, SKHUN terdiri dari dua lembar. Lembar pertama memperlihatkan data siswa dan hasil atau nilai Ujian Nasional atas beberapa pelajaran tertentu. Untuk tingkat SD adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Nilai ujian tersebut juga disandingkan dengan nilai rerata sekolah, provinsi dan nasional. Juga dilengkapi dengan deskripsi nilai siswa. Deskripsi ini dinyatakan sebagai Sangat Baik, Baik, Cukup, dan Kurang.

Sedangkan pada lembar kedua akan ditampilkan deskripsi kompetensi siswa terhadap berbagai komponen mata pelajaran yang diujikan. Sehingga bisa memberikan informasi yang lebih rinci atas nilai yang diperoleh oleh siswa pada setiap mata pelajaran Ujian Nasional tersebut.

Cara Membaca Nomor SKHUN

Ternyata bentuk nomor SKHUN ada dua jenis namun sama-sama umum digunakan. Ada yang menggunakan barcode dengan jenis ujian dan nomor peserta ujian nasional. Lainnya adalah nomor yang hampir mirip dengan nomor seri ijazah.

1. Nomor Seri dengan Kode Wilayah

Nomor SKHUN ini diletakkan di bagian paling bawah dengan kode dan tujuh digit angka dengan urutan khusus sebagai berikut:

  1. Kode huruf paling depan adalah DN sebagai tanda bahwa sekolah tersebut berada di Dalam Negeri Indonesia. Untuk sekolah Indonesia di Luar Negeri kodenya LN.
  2. Berikutnya adalah 2 digit kode wilayah. Misalnya 01 untuk DKI Jakarta, 02 untuk Jawa Barat dan seterusnya sesuai aturan yang sudah ditetapkan secara nasional.
  3. Untuk sekolah Indonesia di luar negeri contohnya 01 untuk Wassenar, 04 untuk Riyadh dan lainnya.
  4. Setelah itu adalah Kode Jenjang Pendidikan atau Satuan Pendidikan Formal atau Program Pendidikan Kesetaraan (Paket A, B, atau C). Kode D digunakan untuk Pendidikan Dasar sedangkan M untuk Pendidikan Menengah.
  5. Terakhir adalah kode 7 digit angka sebagai nomor khusus setiap peserta didik.

Jadi cara cek nomor SKHUN SD bisa dicontohkan sebagai berikut: DN-01-D-0000001 yang dapat diartikan sebagai sekolah Dalam Negeri - Wilayah DKI Jakarta - Pendidikan Dasar - Nomor Siswa.

2. Nomor Seri dengan Barcode dan Kode Jenis Ujian

Namun, ternyata ada juga yang memiliki nomor seri dengan tampilan yang berbeda, yaitu diberikan barcode yang dilengkapi dengan kode jenis pelaksanaan ujian seperti BK atau Berbasis-Komputer. Baru kemudian diberikan nomor peserta ujian nasional tanpa nomor terakhirnya.

Nomor peserta ujian nasional berisi 14 angka yang masing-masing memiliki arti khusus. Namun saat dicantumkan pada SKHUN, angka terakhir tidak dimasukkan sehingga total angkanya hanya 13. Contohnya adalah BK-1234567891011. Sedangkan nomor pesertanya adalah 12345678910111.

Fungsi SKHUN

Berbagai hal yang tercantum di dalam SKHUN memang amat penting karena berisi berbagai informasi yang akan mempermudah proses pendaftaran sekolah dan pendataan, yaitu sebagai berikut:

  1. Identitas Siswa
  2. Data penting sekolah yang bersangkutan
  3. Nilai beberapa mata pelajaran yang diujikan secara nasional
  4. Pernyataan kelulusan siswa
  5. Nomor seri SKHUN yang berisi kode yang terdaftar secara nasional

Cara Mencari Nomor SKHUN Online Tanpa Barcode

Terkadang hal yang tidak diinginkan bisa terjadi, salah satunya adalah kehilangan lembar SKHUN. Jika SKHUN hilang, jangan panik karena bisa mencari nomor SKHUN secara online walaupun tanpa scan barcode. Berikut ini adalah langkahnya:

1. Website Kemdikbud

Karena semua data pendidikan berpusat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemdikbud, maka kunjungilah website resminya di shun.pusmenjar.kemdikbud.go.id.

2. Nomor Peserta Ujian Nasional

Pada URL di atas, tambahkan garis miring (/) lalu lanjutkan dengan mengetikkan Nomor Peserta Ujian Nasional yang dimiliki. Biasanya merupakan 14 digit angka yang memiliki arti seperti wilayah, jenjang pendidikan, tahun ujian, kode siswa dan validasi.

3. Tampilan SKHUN

Nanti akan ditampilkan SKHUN SD yang sesuai dengan nomor peserta ujian yang dimasukkan tadi. Periksa apakah benar nama dan data tersebut yang dicari. Jika benar maka nomor SKHUN tentunya akan terlihat di bagian bawah lembar tersebut.

4. Simpan Data SKHUN

Setelah memeriksa bahwa SKHUN yang ditampilkan memang benar sesuai nama dan data yang dicari, berikutnya adalah menyimpan dokumen tersebut sebagai pengganti yang hilang. Berikut ini langkah mudahnya:

  1. Tekan tombol Ctrl + P pada komputer yang digunakan
  2. Pilih menu “Save to PDF” maka file tersebut akan tersimpan di data komputer yang digunakan.
  3. Jika ingin dicetak, pilih opsi printer yang akan digunakan.

Dengan menyimpannya di komputer, maka data SKHUN bisa lebih aman dan tidak mudah hilang lagi. Jika ingin mencetaknya, bisa dilakukan dengan cetak warna agar mirip dengan aslinya.

Perbedaan SKHUN dengan Ijazah

Ternyata cukup banyak yang masih kebingungan untuk membedakan kedua jenis dokumen penting yang sama-sama diberikan setelah kelulusan ini. Karena itu simaklah perbedaan keduanya berikut ini:

1. Perbedaan Fungsi

Seperti yang dijelaskan di atas, SKHUN diterbitkan sebagai dokumen yang menyatakan hasil atau nilai yang diperoleh siswa untuk mata pelajaran yang diujikan secara nasional. SKHUN SD mencantumkan tiga mata Pelajaran dan nilai Ujian Nasional dan reratanya per daerah dan nasional.

Sedangkan Ijazah menampilkan data seluruh mata pelajaran yang dipelajari oleh siswa dan juga nilai Ujian Sekolah. Termasuk juga penjabaran atau deskripsi untuk setiap pelajaran tersebut. Untuk kepentingan melanjutkan sekolah, kedua dokumen ini memang kerap diminta untuk dilampirkan.

2. Perbedaan Nomor Seri

Meski sepintas terlihat mirip, ternyata nomor seri yang tercantum pada SKHUN berbeda dengan Ijazah. Walaupun secara mendasar, tipe kodenya mirip. Misalnya kode DN untuk sekolah di Dalam Negeri, kemudian kode wilayah atau provinsi seperti 01 dan seterusnya.

Namun kode berikutnya jauh lebih beragam. Selain kode jenjang pendidikan, masih juga dilengkapi dengan tujuh angka nomor urut siswa. Ijazah mencantumkan nomor urut siswa secara nasional yang unik mulai dari 0000001 hingga 9999999.

Sedangkan pada SKHUN ternyata ada dua jenis pemberian nomor seri. Bisa dibuat mirip dengan nomor ijazah, bisa juga dengan penggunaan barcode kemudian tipe pelaksanaan ujian dan 13 digit nomor peserta ujian nasional. Contohnya adalah sebagai berikut:

  1. Nomor seri Ijazah: DN-01-D-SD-0000001 yang artinya sekolah di Dalam Negeri – Wilayah DKI Jakarta – jenjang Dasar – tingkat Sekolah Dasar – Nomor Seri Siswa.
  2. Nomor SKHUN: BK-1234567891011 yang artinya Berbasis-Komputer – Nomor Peserta Ujian Nasional 13 digit, bukan 14 karena angka terakhirnya tidak dicantumkan.

SKHUN SD memang dokumen penting yang diterbitkan sebelum Ijazah selesai dibuat. Informasinya berisi data dan nilai Ujian Nasional yang berguna untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Dengan mempelajari berbagai informasi terkait di atas, pihak orang tua bisa memahami fungsinya.

Editor: Jinan Vania Barizky

TAGS