Fakta.id

Pengertian Konsep Blended Learning, Jenis dan Manfaatnya, Anda Harus Tahu!

Febriyan Cahya Yudha - 21-02-2024 13:18
Pengertian Konsep Blended Learning, Jenis dan Manfaatnya, Anda Harus Tahu!
Pengertian Konsep Blended Learning, Jenis dan Manfaatnya, Anda Harus Tahu!

Istilah dari konsep blended learning tentu masih kurang familier bagi sebagian besar orang. Padahal keberadaan dari metode pembelajaran tersebut sudah banyak diaplikasikan di sekolah ataupun perguruan tinggi.

Contents [ Buka ]

Seperti sudah kita ketahui, seiring dengan perkembangan zaman dan internet memang menuntut berbagai bidang agar terus beradaptasi. Tidak terkecuali dengan adanya dunia pendidikan ini.

Dengan adanya teknologi yang semakin canggih, maka membuat pendidikan juga harus beradaptasi agar kegiatan belajar lebih optimal. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode blended learning di bawah ini.

Pengertian Konsep Blended Learning

Pengertian dari konsep blended learning adalah suatu model pembelajaran yang akan menggabungkan strategi pembelajaran tatap muka di ruang kelas dan pembelajaran jarak jauh (online). Penerapan metode pembelajaran campuran ini termasuk ke dalam pembelajaran inovatif.

Keberadaan dari blended learning ini semakin populer semenjak pandemi covid 19 yang terjadi kemarin. Yang mana awalnya proses pembelajaran dilakukan secara daring, tetapi setelah masa pandemi selesai, maka menerapkan metode blended learning (tatap muka dan online).

Metode tersebut sebenarnya bukan hanya diterapkan dalam dunia pendidikan saja, tetapi juga banyak diterapkan di dunia kerja. Dengan penerapannya itulah dapat membantu meningkatkan kinerja secara tim ataupun individu.

Sedangkan menurut ahli seperti Thorne (2013) menyatakan bahwa blended learning adalah sistem campuran yang akan mengombinasikan antara dua komponen atau metode. Perpaduan tersebut adalah e-learning dan multimedia.

Sementara untuk pembelajaran yang diaplikasikan bisa berupa streaming video, kelas virual, teks animasi online dan lainnya.

Ciri-ciri Metode Blended Learning

Setelah memahami pengertian blended learning di atas, maka selanjutnya adalah memahami bagaimana ciri atau karakteristiknya. Adapun beberapa ciri dari metode pembelajaran tersebut diantaranya adalah:

Menggabungkan Beragam Metode Penyampaian

Ciri yang pertama dari metode ini yakni mengombinasikan beberapa model pembelajaran baik bersifat offline ataupun online. Sebenarnya keberadaan dari metode ini, bukanlah konsep baru karena pelengkap dari kegiatan belajar daring.

Kombinasi Pengajaran Secara Langsung

Perlu Anda ketahui bahwa metode satu ini termasuk ke dalam pembelajaran berbasis komputer. Itu berarti proses penerapannya wajib memanfaatkan pendekatan terhadap teknologi dengan mengombinasikan ke berbagai sumber belajar offline.

Adapun media yang dapat digunakan untuk metode belajar gabungan tersebut seperti telefon, video konferensi, komputer dan lainnya.

Guru dan Orang Tua Memiliki Peran Sama

Ciri lainnya yang membedakan metode pembelajaran ini dengan lainnya adalah guru dan orang tua memiliki peranan sama. Sebab dengan menggunakan metode tersebut menjadi solusi terbaik agar bisa membantu meningkatkan efektivitas ataupun efisiensi dalam kegiatan belajar.

Perpaduan Cara Mengajar dan Gaya Pembelajaran Efektif

dengan menerapkan metode di atas ternyata juga akan membuat para peserta didik mempunyai motivasi untuk bisa melakukan berbagai aktivitas pembelajaran secara lebih mandiri. Mereka juga bisa bertanya lebih aktif melalui forum diskusi baik dengan guru ataupun peserta lainnya.

Jenis Blended Learning

Di dalam metode pembelajaran satu ini, ternyata juga terdapat sejumlah jenis yang yang bisa digunakan. Adapun untuk jenis blended learning tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

Station Rotation Blended Learning

Jenis metode blended learning satu ini akan menggabukan ketiga stasiun atau spot di dalam satu jam tatap muka. Sebagai contohnya adalah satu tatap muka terdiri dari 90 menit, maka waktu 90 menit tersebut akan terbagi menjadi tiga waktu berbeda.

Misalnya saja adalah online instruction, teacher led instruction serta collaborative activities and stations. Tentunya ini juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru sekaligus siswa.

The Flipped Classroom Model

Sedangkan untuk metode pembelajaran satu ini adalah model pembelajaran yang kegiatannya dilakukan secara virtual dan tatap muka secara bersamaan. Di samping itu, pelatih di dalam metode ini juga akan memberikan waktu kepada peserta agar belajar mandiri.

Pelajaran mandiri sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara baik diskusi kelas ataupun tugas kelompok. Dengan begitu, seorang siswa bisa mengatur sendiri kegiatan belajarnya.

Lab Rotation Blended Learning

Jika dilihat sebenarnya metode ini hampir mirip dengan station rotation, yakni akan memungkinkan para siswa memiliki kesempatan memutar stasiun melalui jadwal yang sudah dilakukan. Hanya saja, bedanya akan dilakukan menggunakan laboratorium komputer khusus.

Enriched Virtual

Enriched virtual adalah jenis blended learning yang metode pengajarannya dilakukan secara online. Para siswa biasanya akan melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka dengan guru atau dosen hanya sesekali saja sesuai kebutuhan.

Berbeda dengan flipped classroom, di dalam metode ini siswa tidak akan belajar secara tatap muka kepada guru setiap harinya, namun dalam pengaturan flipped saja. Siswa akan menyelesaikan tujuan belajar mereka secara individu.

Individual Rotation Blended Learning

Masih ada lagi contoh pembelajaran blended learning adalah individual blended ini yang akan memungkinkan para siswa memutar melalui beberapa stasiun. Namun itu semua harus sesuai jadwal individu yang sudah diatur oleh dosen.

Flex Belended Learning

Sedangkan untuk flex blended learning sendiri adalah metode pembelajaran yang lebih mengutamakan daring atau online, tetapi tetap ada pembelajaran tatap muka. Jadi pada awalnya dilakukan secara daring, kemudian akan dilakukan proses pembelajaran di dalam kelas.

Manfaat Pembelajaran Blended Learning

Keberadaan dari blended learning inilah menjadi solusi terkini di dalam proses pembelajaran. Sebab dengan menerapkannya itulah akan memberikan sejumlah manfaat diantaranya adalah sebagai berikut:

Bisa Meningkatkan Keterlibatan Para Siswa

Dengan menggunakan metode inilah ternyata juga akan bermanfaat untuk membuat keterlibatan dari para siswa akan semakin meningkat. Siswa yang biasanya cenderung mempunyai sikap pasif di kelas, maka berpotensi lebih aktif di dalam kelas daring.

Sebab di dalam kegiatan belajar tersebut sebenarnya mempunyai prinsip untuk memberikan pembelajaran interaktif antar siswa maupun pengajar.

Proses Pembelajaran Jauh Lebih Menyenangkan

Hanya menerapkan satu metode pembelajaran biasanya akan membuat para siswa merasa mudah bosan. Tetapi ketika menggunakan metode gabungan ini, maka dijamin proses pembelajaran akan terasa jauh lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

Pembelajaran Akan Lebih fleksibel

Karena menggabungkan antara daring dan offline, tentu akan membuat proses belajar terasa lebih fleksibel. Sebab mereka nantinya dapat mengakses kapan saja dan dimana saja, bahkan waktu belajar juga bisa disesuaikan dengan aktivitas para siswa.

Membantu Meningkatkan Hasil Belajar

Manfaat lainnya dari proses belajar blended learning ini adalah dapat membantu meningkatkan hasil belajar dari siswa. Sebab terkadang ada siswa yang lebih fokus belajar secara daring, adapun yang tetap muka.

Dengan begitu, proses pembelajaran inipun juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan para siswa untuk meningkatkan hasil belajar mereka.

Metode pembelajaran gabungan atau blended learning semakin banyak diterapkan di dunia pendidikan karena memberikan banyak kelebihan. Misalnya saja adalah proses pembelajaran lebih efektif, fleksibel hingga bisa hemat tenaga sekaligus ongkos.

Dalam penerapan ini juga terdapat sejumlah jenis metode seperti station rotation hingga flex blended learning. Dengan memahami konsep blended learning, maka akan memberikan sejumlah manfaat.

Editor: Jinan Vania Barizky