Virus Hendra Bikin Heboh, Ternyata Vaksinya Belum ada untuk Manusia - Fakta.id

Virus Hendra Bikin Heboh, Ternyata Vaksinya Belum ada untuk Manusia

Last Updated 2022-05-19T03:49:23+00:00

Virus Hendra baru-baru ini menjadi perhatian setelah ilmuwan yang berasal Australia mendeteksinya dari hewan Kelelawar. Virus Hendra dapat menginfeksi manusia dengan tingkat yang berbahaya, yaitu kematian (fatality rate).

Berdasarkan epidemiolog yang berasal dari Griffith University Ausralia, Dicky Budiman, mengatakan kalau virus Hendra ini bisa menyebabkan kematian hingga 80 persen pada manusia.

Obat Vaksin Virus Hendra

Mengenai hal ini, vaksin untuk virus Hendra sebenarnya sudah ada. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan bila vaksin virus Hendra diberikan pada kuda.

Kejadian untuk terinfeksi virus Hendra bisa dikatakan cukup langka. Sementara ini ada 7 kasus yang pernah dilaporkan. Semua kasus itu terinfeksi akibat dari kontak fisik dengan kuda yang mengalami sakit atau bahkan mati karena virus Hendra ini.

"Vaksin virus Hendra untuk hewan merupakan cara efektif mengurangi risiko kuda terinfeksi," tegas WHO.

Di dalam laporan yang dikeluarkan pada jurnal Emerging Infectious Disease, varian baru virus Hendra diketahui terdeteksi dalam urin kelelawar yang berkepala hitam dan abu-abu di Australia bagian utara-tengah, New South Wales sampai dengan Queensland.

"Hasil studi kami dengan meneliti spesies kelelawar tertentu, mengungkapkan bagaimana varian virus ini menular ke kuda dan manusia," ungkap pemimpin studi dr Alison Peel.

"Perkembangan kelelawar berkepala abu-abu di wilayah New South Wales, Victoria dan Australia Selatan, biasanya tidak dianggap berisiko tinggi untuk menularkan virus Hendra. Tetapi bukti terbaru menunjukkan ada risiko penularan virus Hendra pada kuda dan pawangnya," sambung Allison.

Duh, semoga saja tidak ada masalah lagi ya dengan virus Hendra! Baru saja normal nih setelah corona!