Wafat di usia 82 Tahun, Ini Profil dan 7 Fakta tentang Ajip Rosidi Lengkap Beserta Karyanya - Fakta.id

Wafat di usia 82 Tahun, Ini Profil dan 7 Fakta tentang Ajip Rosidi Lengkap Beserta Karyanya

Last Updated 2020-07-30T02:07:37+00:00

Sebuah kabar duka datang dari dunia pendidikan, Ajip Rosidi diketahui telah meninggal dunia di Magelang, 29 Juli 2020 pada usia 82 tahun. Ia merupakan seseorang yang cukup berpengaruh di dalam dunia pendidikan Indonesia.

Sudah ada banyak sekali karya yang dikeluarkan oleh Ajip Rosidi hingga membuat namanya sangat disegani di bidang pendidikan dan kebudayaan Indonesia.

Profil Ajip Rosidi
Image source from Suara

Profil

Nama Lengkap: Ajip Rosidi

Tempat Lahir: Jatiwangi, Jawa Barat

Tanggal Lahir: 31 Januari 1938

Profesi: Sastrawan

Pendidikan: Doktor Honoris UNPAD

Fakta Ajip Rosidi
Image Source from SinarHarapan

Fakta

Berikut ini merupakan sejumlah fakta menarik tentang Ajip Rosidi yang bisa kalian ketahui:

  1. Ajip merupakan pendiri sekaligus ketua dari Yayasan Kebudayaan Rancage
  2. Mengajar sebagai Dosen di Perguruan Tinggi Indonesia sejak tahun 60-an
  3. Pada tahun 1967, Ajip mengajar di Jepang
  4. Karyanya telah dimuat dalam sejumlah bahasa, yaitu Belanda, Cina, Inggris, Jepang, Perands, Kroatia, Rusia
  5. Pernah menjadi anggota dari DKJ, BMKN, LBSS dan sejumlah organisasi lainnya
  6. Setelah pensiun, Ajip menetap di Desa Pabelan, Magelang, Jawa Tengah
  7. Sejumlah sastrawan membuatkan buku untuknya pada tahun 2008 dengan judul 'Jejak Langkah Urang Sunda 70 Tahun Ajip Rosidi'

Karya Ajip Rosidi
Image Source from Kabar24

Karya

Berikut ini merupakan sejumlah karya-karya yang telah dikeluarkan oleh Ajip Rosidi:

  1. Tahun-tahun Kematian (kumpulan cerpen, 1955)
  2. Ketemu di Jalan (kumpulan sajak bersama SM Ardan dan Sobron Aidit, 1956)
  3. Pesta (kumpulan sajak, 1956)
  4. Di Tengah Keluarga (kumpulan cerpen, 1956)
  5. Sebuah Rumah buat Haritua (kumpulan cerpen, 1957)
  6. Perjalanan Penganten (roman, 1958, sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Prancis oleh H. Chambert-Loir, 1976; Kroatia, 1978, dan Jepang oleh T. Kasuya, 1991)
  7. Cari Muatan (kumpulan sajak, 1959)
  8. Membicarakan Cerita Pendek Indonesia (1959)
  9. Surat Cinta Enday Rasidin (kumpulan sajak, 1960);
  10. Pertemuan Kembali (kumpulan cerpen, 1961)
  11. Kapankah Kesusasteraan Indonesia lahir? (1964; cetak ulang yang direvisi, 1985)
  12. Jante Arkidam jeung salikur sajak lianna (kumpulan sajak, bahasa Sunda, 1967);
  13. Jeram (kumpulan sajak, 1970);
  14. Jante Arkidam jeung salikur sajak lianna (kumpulan sajak, bahasa Sunda, 1967)
  15. Ikhtisar Sejarah Sastera Indonesia (1969)
  16. Ular dan Kabut (kumpulan sajak, 1973);
  17. Sajak-sajak Anak Matahari (kumpulan sajak, 1979, seluruhnya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang oleh T. Indoh, dan dimuat dalam majalah Fune dan Shin Nihon Bungaku (1981)
  18. Manusia Sunda (1984)
  19. Anak Tanahair (novel, 1985, terjemahkan ke dalam bahasa Jepang oleh Funachi Megumi, 1989.
  20. Nama dan Makna (kumpulan sajak, 1988)
  21. Sunda Shigishi hi no yume (terjemahan bahasa Jepang dari pilihan keempat kumpulan cerita pendek oleh T. Kasuya 1988)
  22. Puisi Indonesia Modern, Sebuah Pengantar (1988)
  23. Terkenang Topeng Cirebon (kumpulan sajak, 1993)
  24. Sastera dan Budaya: Kedaerahan dalam Keindonesiaan (1995)
  25. Mimpi Masasilam (kumpulan cerpen, 2000, sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang)
  26. Masa Depan Budaya Daerah (2004)
  27. Pantun Anak Ayam (kumpulan sajak, 2006)
  28. Korupsi dan Kebudayaan (2006)
  29. Hidup Tanpa Ijazah, Yang Terekam dalam Kenangan (otobiografi, 2008)
  30. Ensiklopédi Sunda. Jakarta: Pustaka Jaya. 2000

Itulah informasi tentang profil dan sejumlah fakta menarik dari sosok Ajip Rosidi yang bisa Fakta.id berikan.