Fakta.id

Pengertian Tes Bakat Skolastik dan Jenis-Jenis Soal yang Sering Muncul

Mendy - 17-08-2023 07:52
Pengertian Tes Bakat Skolastik dan Jenis-Jenis Soal yang Sering Muncul
Pengertian Tes Bakat Skolastik dan Jenis-Jenis Soal yang Sering Muncul

Tes bakat skolastik biasanya diujikan dalam proses rekrutmen karyawan dan UTBK. Jenis soal yang muncul salah satunya mengenai penalaran dan logika.

Contents [ Buka ]

Banyak orang sampai rela begadang demi menghadapi tes menuju perguruan tinggi impiannya. Namun, hal tersebut bisa kurang efektif jika Anda tidak mengetahui apa saja yang diujikan. Salah satu jenis ujian yang seringkali diberlakukan dalam hal ini adalah tes bakat skolastik.

Pada dasarnya, jenis tes ini tidak hanya dilewati oleh calon mahasiswa, melainkan juga calon karyawan. Beberapa perusahaan menerapkan tes ini dalam proses perekrutannya. Adapun nama lain dari ujian ini adalah Tes Potensi Skolastik (TPS) dimana tidak sedikit yang gagal melewatinya.

Nilai TPS hingga saat ini masih sering dijadikan standar kelulusan masuk perguruan tinggi maupun perekrutan karyawan. Jika Anda hendak melewati tahap ujian ini, sebaiknya siapkan diri dan mental dengan baik. Selain itu, ketahui apa itu tes skolastik, jenis soal yang diujikan, dan contoh soalnya.

Apa Itu Tes Bakat Skolastik?

Tes potensi atau bakat skolastik merupakan kumpulan soal yang sengaja dirancang untuk menentukan kemampuan akademik calon siswa, mahasiswa, dan calon karyawan. Jenis tes ini juga diberlakukan di beberapa lembaga untuk calon anggotanya.

Nilai tes skolastik yang didapatkan memberikan gambaran umum mengenai kemampuan kognitif yang Anda miliki. Kumpulan soal di dalamnya akan menguji penalaran, pemahaman membaca dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif.

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa tes skolastik sebenarnya banyak dimanfaatkan untuk mengetes pelajar untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Tak jarang perusahaan komersil juga memberlakukan tes ini dalam proses perekrutan karyawan barunya.

Tujuan Tes Bakat Skolastik

Pada dasarnya, tujuan calon mahasiswa mengikuti tes skolastik tidak jauh berbeda dengan pengertiannya. Tes bakat satu ini diadakan guna mencari tahu tingkat kemampuan dan potensi di bidang keilmuan.

Tujuan dari tes skolastik tidak jauh dari pengertiannya yaitu mengetahui kemampuan dan bakat seseorang dalam bidang keilmuan. Tak heran jika tipe soal yang diberikan biasanya berupa pemaduan kata yang harus disusun dengan baik.

Tidak hanya itu, soal penalaran logika dan angka juga memungkinkan pembacaan pola sebab dan akibat. Adapun jenis tes ini sendiri tidak hanya untuk mengetahui bakat kognitif pelajar atau calon mahasiswa. Melainkan di dunia kerja juga seringkali ditemui jenis tes ini sebagai salah satu penilaian dalam proses perekrutan.

Jenis-Jenis Tes Potensi Skolastik yang Sering Muncul

Setidaknya, terdapat empat jenis ujian bakat skolastik yang harus ditempuh jika ingin menembus perguruan tinggi pilihan Anda. Jenis tes ini juga diadakan dalam UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer).

Kemampuan Nalar secara Umum

Sesuai dengan namanya, jenis soal ini harus diselesaikan agar penguji bisa mengetahui kemampuan penalaran umum peserta ujian. Artinya, kemampuan individu dalam menalar secara informatif, logis, dan rasional ikut dipertaruhkan.

Adapun penalaran umum yang dimaksud biasanya melibatkan berbagai macam aspek penting di dalamnya. Misalnya pemahaman konsep agar bisa dipelajari dengan baik oleh setiap peserta ujian.

Penalaran umum juga termasuk pemikiran analitis, kemampuan membandingkan suatu hal, serta menentukan induksi dan deduksi.

Kemampuan Berhitung (Kuantitatif)

Tipe ujian skolastik selanjutnya yang sering keluar adalah tentang pengetahuan kuantitatif. Pada dasarnya, ilmu pengetahuan yang dimaksud meliputi perhitungan matematika dalam bentuk soal. Tidak hanya itu, pemikiran kuantitatif juga mengarah pada skill individu dalam memecahkan masalah numerik.

Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Biasanya jenis tes skolastik ini ditemukan pada UTBK dalam bentuk bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Soal pengetahuan dan pemahaman umum hadir dalam dua bahasa yang harus diisi dengan cermat oleh peserta ujian.

Jika dapat melewati jenis tes ini dengan baik, artinya kemampuan Anda dalam memahami bacaan teks terbilang bagus.

Kemampuan Memahami Tulisan

Perlu diketahui bahwa soal pemahaman bacaan dan tulisan tentunya akan muncul dalam tes bakat skolastik online. Adapun untuk jenis soalnya sendiri memang terdiri dari dua topik. Pertama, peserta ujian harus memahami isi bacaan pada suatu teks secara utuh.

Tidak memahami isi bacaan, namun diharapkan peserta ujian juga bisa membuat kesimpulan bacaan dengan tepat. Selain itu, Anda juga harus melewati uji penalaran bahasa tentang kemampuan dalam memahami kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Contoh Soal Tes Skolastik

Setelah memahami pengertian dan jenis tes potensi skolastik, akan lebih maksimal jika Anda juga memahami beberapa contoh soalnya. Jika hendak mengikuti UTBK, tentunya penting untuk mempelajari seperti apa format soal uji skolastik. Adapun salah satu contoh dari ujian penalaran logika dalam tes skolastik yaitu:

Terdapat lima orang sahabat bernama Dodi, Ilyas, Sukma, Angga, dan Daud. Mereka senantiasa bersemangat ketika hendak bermain bersama di lapangan. Ilyas selalu menjemput Dodi, setelah ia dijemput oleh Sukma. Angga menjadi anak terakhir yang dijemput di rumahnya.

Diketahui bahwa rumah Daud terletak diantara rumah Sukma dan Ilyas, maka pernyataan yang tepat mengenai kondisi tersebut adalah…

  1. Rumah Daud terletak paling jauh
  2. Rumah Sukma terletak paling jauh
  3. Rumah Angga terletak paling jauh
  4. Rumah Dodi terletak paling jauh
  5. Rumah Sukma adalah yang terdekat

Jawaban : B

Tips Agar Lolos Menghadapi Tes Bakat Skolastik

Perlu diketahui bahwa jenis tes ini sendiri memang tidak bisa diremehkan. Dalam artian, Anda harus banyak berlatih agar bisa lolos ke perguruan tinggi yang diinginkan. Tidak hanya itu, bagi yang hendak melamar pekerjaan pun sebaiknya memahami jenis tes ini dengan baik.

Jika termasuk baru dalam menjalani tes skolastik, maka sebaiknya simak beberapa tips efektifnya sebagai berikut.

Latihan secara Rutin

Bagi sebagian orang, tes potensi skolastik kerap kali menjadi momok menakutkan. Bahkan tidak sedikit yang gagal lolos dalam UTBK karena nilai TPS-nya kurang. Padahal sebelum ujian memang disarankan untuk banyak berlatih agar memiliki gambaran yang cukup mengenai soal-soal nantinya.

Mengoreksi dan Menganalisis Kesalahan

Tips berikutnya agar Anda bisa lolos tes potensi skolastik adalah dengan melakukan koreksi dan analisis terhadap kesalahan menjawab soal.

Tidak masalah jika dalam latihan beberapa kali melakukan kesalahan. Pada dasarnya, hal tersebut bisa menjadi refleksi diri agar saat menghadapi soal sesungguhnya tidak keliru lagi.

Mengutamakan Soal yang Paling Mudah Terlebih Dahulu

Perlu diketahui bahwa ujian skolastik sendiri terdiri dari berbagai macam soal. Oleh karena itu, sebaiknya utamakan soal-soal yang mudah karena nilainya sendiri memang sama dengan soal yang sulit.

Latihan Soal secara Berkelompok

Anda dan teman-teman mungkin memiliki tujuan yang sama agar bisa lolos ke UTBK atau ujian lainnya yang terdapat tes potensi skolastik. Jika demikian, tidak ada salahnya latihan soal secara berkelompok dan saling mengoreksi satu sama lain. Dengan demikian, nilai yang dihasilkan pun akan lebih maksimal nantinya.

Dengan memahami seperti apa tes bakat skolastik, setidaknya Anda memiliki gambaran mengenai tes ini. Terlebih jenis ujian ini sendiri memang seringkali diadakan dalam tes masuk perguruan tinggi hingga rekrutmen karyawan. Sangat disarankan untuk sering berlatih agar mendapatkan nilai memuaskan.

Editor: Jinan Vania Barizky

TAGS