Fakta.id

Pengertian Garis Lintang dan Bujur, Fungsi, dan Cara Mencarinya

Mendy - 10-08-2023 07:17
Pengertian Garis Lintang dan Bujur, Fungsi, dan Cara Mencarinya
Pengertian Garis Lintang dan Bujur, Fungsi, dan Cara Mencarinya

Garis lintang dan bujur bisa Anda lihat melalui peta ataupun globe. Perbedaan antara garis lintang dan garis bujur berada pada posisi garis yang berbeda.

Contents [ Buka ]


Jika Anda sedang melihat peta, globe atau Google Maps, Anda akan menemukan garis lintang dan bujur jika diperhatikan dengan seksama. Istilah tersebut juga sangat familiar didengar di pelajaran IPA atau geografi di sekolah.

Kedua garis ini memiliki peranan yang sangat penting di dalam peta atau globe. Lalu, apakah Anda tahu apa itu garis lintang dan garis bujur secara jelas? Untuk mengetahui apa itu garis lintang maupun garis bujur dan apa fungsinya, Anda harus menyimak penjelasannya di bawah!

Apa Itu Garis Lintang dan Bujur?

Garis lintang atau dikenal juga dengan latitude adalah garis pemetaan yang berbentuk horizontal di bumi. Sedangkan garis bujur atau dikenal juga dengan longitude adalah garis pemetaan berbentuk vertikal di bumi, atau disebut juga sebagai meridian.

Untuk lebih jelasnya, mari masuk ke pembahasan masing-masing garis.

Garis Lintang

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, garis lintang merupakan garis pemetaan yang berbentuk horizontal di bumi. Garis ini juga disebut-sebut sebagai paralel garis lintang. Hal itu karena garis ini sejajar dengan garis khatulistiwa.

Garis lintang ini sangat ditentukan oleh derajat, yaitu yang dimulai dari 0° dan hingga 90o pada sisi khatulistiwa, sehingga garis ini terbagi menjadi garis lintang utara dan garis lintang selatan. Garis 0o khatulistiwa inilah yang membagi garis lintang.

Dimana, garis lintang utara berada di atas khatulistiwa dengan simbol plus (+) dan lintang selatan berada di bawah khatulistiwa dengan simbol minus (-). Anda bisa membayangkannya sebagai hula hoop dari horizontal imajiner yang ada di sekitar bumi dengan lingkaran besar sebagai equator.

Garis Bujur

Sementara garis bujur merupakan garis pemetaan berbentuk vertikal di bumi, atau disebut juga sebagai meridian. Lebih jelasnya, garis ini merupakan sudut yang menunjuk ke arah barat dan arah timur dari Meridian Greenwich atau Meridian Utama.

Garis bujur ini ditetapkan dengan maksimum 180o di bagian timur dari meridian utama dan 180o di bagian barat dari meridian utama. Untuk menggambarkannya, bayangkanlah hula hoop yang dipotong menjadi dua dan diposisikan vertikal, dimana masing-masing ujung di utara dan selatan.

Lebih sederhananya, agar tidak bingung, garis lintang juga merupakan garis khayal yang terbentang mulai dari kutub utara sampai kutub selatan, untuk melihat lokasi bumi di peta dan globe. Sehingga, dapat dikatakan bahwa garis ini menghubungkan antara kutub utara dan kutub selatan.

Fungsi dari Garis Lintang dan garis Bujur

Ketika dibentuknya kedua garis ini, tentu memiliki fungsi dan manfaat. Untuk itu, fungsi dari garis lintang dan bujur adalah sebagai berikut:

  • Menentukan lokasi absolut dari suatu tempat, daerah, atau objek geografi tertentu dengan menggunakan koordinat garis lintang dan garis bujur. Misalnya, Jakarta berada pada 6°12' LS dan 106°49' BT.
  • Menentukan pembagian zona iklim di bumi berdasarkan jarak dari khatulistiwa. Misalnya, garis lintang antara 23 ½ ° LU - 23 ½ ° LS adalah wilayah tropis yang biasanya memiliki iklim dua musim yaitu musim kemarau dan hujan.
  • Menentukan pembagian zona waktu, termasuk tanggal dan jam di antara suatu tempat ke tempat lainnya berdasarkan jarak dari Greenwich. Misalnya, Indonesia terbagi menjadi tiga zona waktu yaitu WIB, WITA, dan WIT yang berbeda satu jam dari Greenwich.

Cara Menemukan Garis Lintang dan Bujur di Google MapsGoogle Maps merupakan layanan pemetaan yang bisa Anda akses melalui handphone, dalam bentuk web. Google Maps ini dikembangkan oleh Google dan berfungsi untuk mencari alamat, baik alamat rumah, gedung atau tempat lainnya dengan sangat mudah.

Aplikasi ini sangat membantu Anda untuk menemukan suatu tempat, Anda hanya perlu mengisi kolom pencarian dengan nama tempat yang dituju lalu memulai perjalanan. Anda bisa melihat kedua garis ini melalui Google Maps, yaitu dengan cara:

1. Dengan Menggunakan Handphone

Jika Anda menggunakan iPhone atau iPad, Anda harus mengunduh Google Maps terlebih dahulu di App Store. Kemudian Anda bisa membuka aplikasi tersebut dan memasukkan nama lokasi yang ingin Anda lihat di tombol search.

Anda bisa menggeser secara manual lokasi yang ingin Anda tuju. Setelah ditemukan, pin lokasi tersebut dengan menahannya beberapa saat. Setelah di pin, Anda akan menemukan banyak pilihan untuk dibagikan, pilihlah massages dan klik penerima pesan (bisa mengirim ke diri sendiri).

Setelah Anda mengklik tombol send, Anda akan melihat titik koordinat garis lintang dan bujur dari tempat yang Anda inginkan.

Jika Anda menggunakan android, caranya hampir sama. Hanya saja, biasanya aplikasi Google Maps di handphone Android sudah ada di aplikasi bawaan sehingga tidak perlu menginstalnya lagi. Jika tidak ada, maka Anda bisa menginstalnya di Google Play Store.

2. Dengan Menggunakan Laptop

Anda juga bisa melihat alamat dan koordinatnya menggunakan laptop atau komputer dengan cara yang cukup mudah. Yaitu, Anda cukup membuka Google Maps di browser laptop Anda, kemudian carilah lokasi atau alamat yang ingin ditemukan pada kotak pencarian.

Setelah lokasi yang Anda maksud sudah terdeteksi, Anda bisa menemukan informasi lokasi tersebut di bagian kiri Google Maps. Koordinat garis lintang dan garis bujur biasanya ada di kotak yang berada di bawah layar laptop Anda.

Anda juga akan disuguhkan dengan beberapa pilihan seperti mengirimnya ke ponsel atau kepada orang lain.

Cara Mencari Garis Lintang dan Garis Bujur dengan Google Maps

Selain melihat, Anda juga bisa mencari suatu lokasi dengan hanya menggunakan titik koordinat. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam mencari titik lokasi yang tepat. Anda bisa mengikuti caranya dengan penjelasan di bawah.

Pertama, Anda harus membuka dulu Google Maps yang ada di laptop ataupun handphone dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Kemudian, Anda bisa menuju kotak penelusuran dan menuliskan titik koordinat yang Anda miliki.

Ada tiga koordinat yang bisa Anda tuliskan salah satunya atau ketiganya, yaitu Derajat Desimal (DD), contohnya 41.40338, 2.17403, Derajat Menit dan Detik (DMS) contohnya seperti 41°24’12.2"N 2°10’26.5"E, serta Derajat dan Menit Desimal (DMM) seperti 41 24.2028, 2 10.4418.

Lalu, Google Maps akan menampilkan lokasi yang sesuai dengan koordinat yang Anda cari pada peta. Anda bisa mengklik lokasi tersebut untuk melihat alamatnya dengan detail di bawah layar. Anda juga bisa membagikannya kepada orang lain dengan cara yang sudah disebutkan sebelumnya.

Jika Anda sering melihat peta dan globe, Anda harus mengetahui apa itu koordinat garis lintang dan bujur agar Anda bisa menemukan lokasi dengan mudah serta bisa membaca iklim dengan cepat. Anda banyak manfaat dan fungsi yang bisa Anda rasakan ketika mengetahui kedua garis ini.

Sayangnya, tidak banyak orang yang memahami kedua garis ini secara detail, meskipun namanya sangat familiar. Jadi, tidak ada salahnya Anda untuk belajar lebih banyak mengenai garis lintang dan garis bujur agar Anda bisa merasakan manfaatnya.

Editor: Jinan Vania Barizky

TAGS