Tewaskan Warga di Tasik, Ini 12 Fakta Bahaya Minuman Keras Oplosan yang Harus Diketahui - Fakta.id

Tewaskan Warga di Tasik, Ini 12 Fakta Bahaya Minuman Keras Oplosan yang Harus Diketahui

Last Updated 2020-01-27T08:41:04+00:00

Dear Fakta Mania! Selamat datang di Fakta.id yang kali ini akan mengupas fakta tentang minuman keras oplosan yang baru saja membuat heboh Tasikmalaya. Ada sejumlah pemuda yang meninggal dunia karena melakukan oplosan terhadap minuman keras yang diminum oleh mereka.

Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum pun mengaku sangat prihatin lantaran hal ini terjadi di Tasikmalaya. Ia mengimbau untuk masyarakat agar tidak mengikuti perbuatan seperti itu.

Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum

"Saya prihatin dengan kejadian ini, apalagi merenggut korban jiwa banyak. Terjadinya juga bukan di perkotaan tapi di kampung. Padahal kami pemerintah provinsi sedang menggalakan pendidikan karakter dengan program magrib mengaji, pesantren Ramadan dan lainnya," ucap Uu.

Uu mendesak untuk pengawasan orangtua lebih ditingkatkan lagi guna bisa mengantisipasi kejadian serupa tak lagi terulang.

"Kalau ada yang minum yang jual alkohol disalah gunakan miras juga, maka masyarakat jangan diam. Tegur bila perlu laporkan pada petugas kepolisian," kata Uu.

Namun sementara ini tim dari Fakta.id tak akan membahas lebih lanjut mengenai kasus tersebut, tetapi kami lebih tertarik untuk mengupas mengenai apa saja fakta-fakta yang bisa kita dapatkan dari bahaya meminum minuman keras oplosan.

Berikut ini adalah fakta-fakta bahaya dari minuman keras oplosan:

1. Kemampuan hati untuk memproses alkohol terbatas

Kemampuan hati untuk memproses alkohol terbatas

Minuman keras apalagi yang oplosan akan membuat organ hati menjadi rusak. Hal ini karena alkohol akan terserap ke dalam aliran darah, lalu terkumpul di dalam hati untuk bisa dilebur serta dinetralkan supaya bisa dibuang dari dalam tubuh.

Namun sayang sekali karena minuman tersebut sudah dioplos, maka kemampuan hati untuk memproses alkohol itu menjadi lebih sangat terbatas. Kalau alkohol yang diminum cukup banyak, maka dipastikan akan menimbulkan banyak risiko penyakit di dalam organ hati.

Disarankan untuk mengonsumsi alkohol agar tidak terlalu banyak dan jangan sekali-kali mencoba untuk mengoplosnya supaya kerja hati tidak terlalu berat untuk memprosesnya.

2. Gangguan detak jantung terutama sesaat setelah minum alkohol

Gangguan detak jantung terutama sesaat setelah minum alkohol


Untuk mendapatkan proses 'mabuk', umumnya tubuh akan mengalami perubahan dalam detak jantung terlebih dahulu. Adapun mengenai perubahan itu juga termasuk kepada peningkatan tekanan darah, denyut, dan pembesaran jantung.

Bahkan kalau apes, Fakta Mania yang mengonsumsi minuman keras oplosan akan memiliki risiko lebih besar untuk terserang penyakit stroke dan jantung tentunya.

Baca juga: ( 5 Fakta Total Harta Kekayaan Kobe Bryant yang Meninggal Dunia karena Kecelakaan)

3. Berisiko terserang penyakit mematikan seperti kanker

Berisiko terserang penyakit mematikan seperti kanker


Alkohol yang dioplos membuat tubuh sulit untuk mengeluarkannya sehingga alkohol yang diminum akan menumpuk hingga bisa mengakibatkan risiko terserang penyakit kanker lebih besar.

Adapun perlu Fakta Mania ketahui bahwa kanker yang kemungkinan menyerang juga sangat beragam, mulai dari kanker tenggorokan, esofagus, usus besar hingga kanker payudara.

4. Otak dan Saraf menjadi terganggu

Otak dan Saraf menjadi terganggu

Bahaya mengonsumsi alkohol yang dioplos juga dipercaya bisa mengakibatkan gangguan terhadap otak. Bahkan menurut penelitian, mabuk-mabukan bisa membuat otak jadi mengecil dan menyusut.

Semakin banyak alkohol yang diminum maka akan membuat orang tersebut sulit untuk berpikir serta bisa melemahkan daya ingat dan membuat koordinasi gerakan tubuh menjadi terganggu.

5. Meningkatkan tingkat depresi seseorang

Meningkatkan tingkat depresi seseorang

Inilah uniknya kesalahpahaman banyak orang mengenai minuman keras, banyak dari mereka yang menganggap bahwa dengan minuman keras terutama yang dioplos akan membuat mereka lupa akan masalah dan menghindari depresi berlebihan.

Padahal pada kenyataannya, minum minuman keras justru akan meningkatkan tingkat depresi seseorang. Jadi kalau Fakta Mania minum dan mabuk, maka bisa dipastikan kalian akan segera mengalami depresi yang lebih dari biasanya. Hal ini karena fungsi dari otak untuk mengatur mood akan terganggu hingga muncul gejala depresi.

Baca juga: (10 Fakta Kobe Bryant Semasa Hidup sebelum Tewas di Kecelakaan Helikopter)

6. Kecanduan untuk melakukan oplos

Kecanduan untuk melakukan oplos


Peminum yang suka mengoplos minumannya maka akan selalu mencari sesuatu yang baru. Ini bisa menjadi kecanduan untuk melakukan oplos yang mungkin akan aneh-aneh dan belum pernah dilakukan.

Saat dioplos dengan menggunakan zat yang mungkin berbahaya bila diminum, maka terjadilah kejadian-kejadian yang sudah beberapa kali terjadi di kalangan masyarakat. Ada yang keracunan hingga meninggal dunia karena minuman keras oplosan.

7. Risiko terserang penyakit Hepatitis

Risiko terserang penyakit Hepatitis


Oleh karena minum alkohol oplosan bisa memicu perlemakan hati, maka selanjutnya adalah bisa terserang penyakit hepatitis. Hal ini tentu terjadi kalau kalian mengonsumsi alkohol dengan kondisi hati yang sudah dipenuhi oleh lemak.

Nantinya organ hati kalian akan meradang, bahayanya lagi, kondisi seperti ini tidak mempunyai gejala apapun. Kondisi seperti ini walau tidak terlihat namun cukup berbahaya hingga mengancam jiwa.

8. Sirosis yang akan terus mengancam

Sirosis yang akan terus mengancam


Masih berhubungan dengan organ hati, bahaya minuman keras oplosan juga berlanjut kepada sirosis yang merupakan penyakit hati sudah sangat rusak hingga tak bisa lagi memproduksi sel baru dan tak dapat memperbaiki dirinya lagi.

Perlu diketahui bahwa sirosis tidak bisa dipulihkan kembali, namun kalau kalian tidan meminum minuman keras oplosan maka bisa mengurangi risiko yang lebih berbahaya lagi.

Baca juga: ( 7 Fakta Gianna Bryant yang Tewas di Kecelakaan Helikopter bersama Kobe)

9. Adanya gangguan pencernaan karena hal baru masuk ke dalam tubuh

Adanya gangguan pencernaan karena hal baru masuk ke dalam tubuh


Sesuatu yang mungkin baru dan tidak pernah masuk ke dalam tubuh bisa saja menjadi penyebab terjadi gangguan pencernaan. Minuman keras yang dioplos dengan bahan-bahan baru akan sangat rentan menjadi penyebab dari penyakit pencernaan.

10. Sistem Kekebalan tubuh menjadi lemah

Sistem Kekebalan tubuh menjadi lemah


Minuman keras oplosan juga dipercaya bisa mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menjadi lemah. Oleh karena itu orang yang sering minum minuman keras maka akan sering sakit.

11. Keracunan karena oplosan yang berbahaya

Keracunan karena oplosan yang berbahaya


Seperti yang sudah dijelaskan di atas, keracunan karena produk minuman keras oplosan sudah bukan menjadi momok baru lagi. Ada banyak kasus yang terjadi soal peminum yang keracunan usai menenggak miras oplosan mereka.

Baca juga: ( 6 Fakta Perbedaan Masker N95 dan Masker Bedah, Bagus Mana untuk Menyaring Virus?)

12. Pengelihatan bisa terganggu karena miras oplosan

Pengelihatan bisa terganggu karena miras oplosan


Bahan metanol yang terkandung di dalam miras oplosan mempunyai efek racun yang sangat jahat terhadap saraf penglihatan. Kalau sering mengonsumsi miras oplosan maka bisa mengakibatkan gangguan terhadap mata yang sukar untuk diobati. Bahkan untuk gangguan tersebut akan permanen diderita.

Itulah 12 Fakta mengenai Bahaya minuman keras oplosan yang harus Fakta Mania hindari. Lebih baik minum air putih saja yang sudah terbukti bermanfaat bagi kesehatan. Kalau ingin bergaya, minum kopi di starbuck rasanya akan lebih keren daripada minum miras oplosan.