Fakta.id

Harihar Fort: Benteng Terjal yang ada di India

Atta Fakta - 20-05-2023 05:55
Harihar Fort: Benteng Terjal yang ada di India
Harihar Fort: Benteng Terjal yang ada di India

Walaupun benteng ini terjal, tapi banyak banget lho turis yang datang!

Contents [ Buka ]

Hello Everyone! Selamat dating di Fakta Dot ID, tempatnya Fakta, Fakta dan Fakta! Lagi-lagi India punya tempat yang unik banget nih! Namanya adalah Benteng Harihar atau Bahasa kerennya, Harihar Fort!

Lokasi dari benteng Harihar ini terletak di 40 kilometer dari Kota Nashik, 48 kilometer dari Igatpuri, dan 40 kilometer dari Ghoti, Distrik Nashik, Maharashtra, India.

Benteng Harihar yang juga dikenal dengan nama lain Harshagad menjadi sangat penting terutama di distrik Nashik karena dibangun untuk bisa melihat jalur perdagangan yang melewati Gonda Ghat.

Harihar menjadi sangat unik karena punya tangga batu yang tergolong aneh. Banyak wisatawan yang dating dan penasaran ingin melihat bentuknya secara langsung.

Berbicara sedikit deh ya mengenai sejarahnya. Harihar Fort dibangun pada masa Dinasti Seuna (Yadava). Proses pembangunannya diserahkan kepada Khan Zamam pada tahun 1636 bersama dengan Trymbak dan Benteng Pune lainnya.

Benteng ini kemudian direbut oleh Kapten Briggs pada tahun 1818 bersama dengan 17 benteng lainnya yang ada di sekitar wilayah tersebut.

Terdapat 2 desa basis benteng ini, yaitu Harshewadi dan Nirgudpada. Kalian bisa datang ke benteng ini dengan menggunakan bis yang akan menghabiskan waktu beberapa jam dari kota.

Pendakian yang melewati jalur Harshewadi dianggap lebih mudah jika dibandingkan dengan yang melewati Nirgudpada.

Jalur pendakian yang lebar dan aman hanya akan ada di bagian utara dari Nirgudpada. Itu pun jalannya melewati hutan semak sampai dengan jalur berupa area terbuka yang nantinya akan terhubung secara langsung ke benteng.

Dibutuhkan sekitar waktu 1 jam untuk bisa mencapai lereng bukit, tempat benteng itu berada. Pendakian juga akan diliputi dengan menaiki sekitar 60 meter anak-anak tangga batu.

Uniknya untuk tangga batu yang diletakkan tidak rata, namun justru miring 60 derajat sepanjang lereng yang curam. Anak tangga itu juga sudah banyak yang terlihat aus di banyak tempat, berlobang, dan bisa dikatakan sudah tidak layak untuk diinjak. Terus gimana dong?

Yah, begitulah, ini serunya dan petualangan mendaki di benteng ini. Kalau tidak kuat, mending jangan ke sini deh, bahaya banget!

Kalau sudah masuk ke dalam pintu masuk utama, perjuangan belum selesai! Kalian harus melewati sebuah lintasan berupa tangga batu yang bentuknya spiral dan harus didaki, bahkan lebih curam dari sebelumnya. Waduh! Makin sulit aja nih!

Langkah pun kembali dihadapkan dengan tantangan berupa pintu masuk yang lebih sempit. Di sini hanya ada satu orang saja yang bisa mendakinya, tidak bisa berbarengan dengan orang lain.

Kalau soal bangunan di sini, jangan berharap banyak ya karena cuma ada seperti gudang dan pintu masuk yang kecil. Mungkin juga ada serangkaian tangki air batu di tengah bentengnya. Tapi untuk pemandangan di luar benteng ini, tidak perlu diragukan lagi, sangat indah dan cocok untuk dijadikan tempat ber-swa foto.

Editor: Jinan Vania Barizky