Fakta.id

Bergaji Ratusan Juta, Ternyata Atlet Sumo Jepang juga Punya Sisi Gelapnya

Atta Fakta - 23-05-2023 03:51
Bergaji Ratusan Juta, Ternyata Atlet Sumo Jepang juga Punya Sisi Gelapnya
Bergaji Ratusan Juta, Ternyata Atlet Sumo Jepang juga Punya Sisi Gelapnya

Tidak semudah yang dibayangkan nih ya.

Contents [ Buka ]

Hello everyone! Selamat datang di Fakta Dot ID, tempatnya Fakta, Fakta dan Fakta! Siapakah manusia yang punya badan terbesar di dunia? Pasti semua sepakat kalau ‘pesumo’ menjadi salah satu diantaranya, ya bukan?

Olahraga sumo sendiri merupakan sebuah tradisi Jepang yang telah dipertandingkan sejak 15 abad silam. Wow! Sudah lama sekali ya!

Sumo akan melibatkan dua orang dengan tubuh besar yang bertujuan untuk menjatuhkan lawannya atau mendorong hingga ke luar ring. Terdengar simpel dan sederhana ya, tapi percayalah ini tidak semudah yang dibayangkan.

Latihan yang dilakukan pun juga tidak biasa! Kamu harus latihan di dalam arean dan juga di luar, terutama menjaga asupan makanan agar berat badan tidak turun.

Olahraga sumo ini melibatkan dua orang dengan bobot ratusan kilo yang juga tidak hanya menonjolkan kekuatan saja, tetapi juga mempertaruhkan harga diri yang berbalut dengan tradisi kental di Jepang.

Sumo

Berdasarkan catatan sejarah, sumo pertama kali dilakukan oleh masyarakat Jepang di Kuil Shinto sebagai tradisi peleburan dosa. Tentu saja ini menurut kepercayaan mereka ya!

Oleh karena sudah menjadi tradisi selama berabad-abad, sumo punya tempat tersendiri di hati masyarakat Jepang. Atlet sumo yang sukses, pasti akan mendapatkan status sebagai selebriti dan kehidupan yang penuh dengan kejayaan.

Mereka pasti akan mendapatkan banyak pujian serta pujian dari masyarakat. Tidak hanya itu saja, atlet sumo juga menerima gaji yang sangat besar lho. Nominal gaji bulanan para atlet akan ditentukan oleh setiap kategori olahraganya.

Salah satu kelas yang diunggulkan biasa disebut dengan nama Yokozuna. Seorang atlet sumo bisa mendapatkan gaji sebesar 820 ribu yen atau setara dengan Rp313 juta rupiah. Hmm, ini sudah termasuk bonus belum ya?

Selanjutnya ada kelas bernama Ozeki dengan gaji sekitar Rp230 juta rupiah setiap bulannya.

Wah, enak juga ya jadi pesumo? Tapi tunggu dulu! Ada hal-hal yang tidak banyak diketahui orang di balik kenikmatan menjadi seorang pesumo.

Walaupun mendapatkan gaji bulanan yang sangat besar, perlu diketahui juga kalau hidup dari para atlet sumo diperkirakan 10 tahun lebih pendek jika dibandingkan dengan orang-orang Jepang pada umumnya. Kenapa ya?

Ya! Tentu saja karena untuk menjadi atlet sumo, harus mempunyai bentuk badan yang relatif besar. Kita semua tahu bahwa untuk pesumo pasti memiliki badan yang obesitas. Ini sudah tidak bisa dibantah lagi.

Atlet sumo yang juga biasa disebut dengan nama Rikishi membutuhkan bentuk badan yang besar karena semakin berat badannya, maka kesempatan untuk menang akan lebih besar.

Pada setiap tahunnya, ada sekitar 500 orang yang berlatih untuk menjadi pesumo dan biasanya mereka mulai menjalani pelatihan sejak usia 15 tahun lho.

Sejak itu, mereka pun mengikuti pelatihan yang sangat ketat, bahkan dari mereka juga banyak yang harus putus sekolah karena punya masalah kesehatan akibat dari gaya hidup pesumo dan kompetisi.

Sumo menjadi sangat kental dengan tradisi Jepang. Sepanjang perjalanan karir mereka menjadi pegulat sumo profesional akan terikat dengan serangkaian peraturan yang sangat rumit.

Asosiasi sumo akan mengatur semua bahkan hingga kehidupan pribadi para pegulat sumo, terutama kehidupan pegulat sumo di komunitas.

Para pegulat sumo akan menjalani aktivitas dan bahkan bernafas seperti ksatria Jepang yang sangat memegang teguh aturan yang berlaku.

Untuk menambah berat badannya, atlet sumo dilarang sarapan atau makan di pagi hari. Lho kok begitu?

Tujuannya adalah bukan untuk menguruskan badan, tetapi justru menjaga metabolisme agar selalu menjadi lambat dan meningkatkan nafsu makan mereka.

Ketika makan siang hingga malam hari, pesumo wajib makan dengan porsi yang sangat besar. Makanan tersebut biasanya dipersiapkan oleh pegulat sumo junior, berupa daging ikan panggang dan nasi serta jamkonabe yang menjadi masakan kuah khas pegulat sumo.

Dalam satu hari, atlet sumo wajib memakan sekitar 8.000 kalori. Waduh! Banyak sekali ya! Mungkin sebagai perbandingan saja, kita manusia normal umumnya untuk pria hanya mengonsumsi 2.000-2.500 kalori per-harinya.

Berapa kali lipat nih ya?

Oleh karena makan yang banyak adalah bagian dari latihan para atlet sumo, mereka pun sudah makan banyak sejak dini.

Mengenai istirahat, mereka juga diatur. Atlet sumo harus tidur siang selama 2-3 jam setelah makan. Uniknya di sini, ketika tidur, mereka akan menggunakan masker oksigen untuk membantu pernafasan mereka.

Haha, jadi mungkin supaya tidak mendengkur juga kali ya!

Selain itu, para atlet sumo juga harus punya penampilan dengan gaya rambut klimis dan baju tradisional Jepang, sehingga akan mudah sekali untuk dikenali.

Dengan gaya rambut yang panjang, mereka juga dilarang mencuci rambutnya agar bisa terlihat mengkilap dan wangi karena diolesi oleh minyak bit suke.

Sejumlah alasan tersebut di atas sayangnya justru membuat generasi muda sekarang mulai meninggalkan olahraga sumo ini.

Bahkan sekarang, atlet terhebat yang ada di Jepang, 3 diantaranya justru berasal dari Mongolia, bukan asli Jepang. Wah, sayang sekali ya!

Editor: Jinan Vania Barizky