7 Fakta Pernikahan Brigadir Putra dengan Adik Ipar dan Mahar Ratusan Juta - Fakta.id

7 Fakta Pernikahan Brigadir Putra dengan Adik Ipar dan Mahar Ratusan Juta

Last Updated 2020-02-21T07:42:56+00:00

Dear Fakta Mania, selamat datang di Fakta.id yang kali ini akan membahas fakta mengenai Brigadir TM Saputra yang telah menikahi adik kandung dari almarhum istrinya, alias adik iparnya sendiri.

1. Mahar Ratusan Juta

Brigradi TM Saputra memberikan mahar sebesar 100 mayam emas ditambah dengan uang tunai senilai Rp100 juta.

2. Satu Mayam

Untuk di Aceh sendiri, hitungan mayam dengan ukuran 3,3 gram emas dihargai sekitar Rp2,3 juta. Untuk total maharnya berarti jika ditotal menjadi lebih dari Rp300 juta.

3. Aceh Utara

Acara pernikahan keduanya diketahui telah dilangsungkan di rumah mempelai wanita, yaitu di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.

4. Memuliakan Istri

7 Fakta Pernikahan Brigadir Putra dengan Adik Ipar dan Mahar Ratusan Juta


Putra menjelaskan bahwa sengaja memberikan maskawin dengan jumlah yang sangat besar itu untuk bisa memuliakan istri. Selama ini ternyata, istrinya yang bernama Maya inilah yang menjaga anak-anaknya usai istrinya meninggal dunia.

"Selama ini Maya menjaga anak saya dengan baik dan saya membalasnya. Dia memuliakan anak-anak saya dan saya memuliakan dia pula," ungkap Putra disalin Fakta.id.

5. Bukan Permintaan Istri

7 Fakta Pernikahan Brigadir Putra dengan Adik Ipar dan Mahar Ratusan Juta


Putra menegaskan bahwa besaran mahar yang diberikan olehnya bukan karena permintaan istri, namun memang dari dirinya sendiri.

"Jumlah yang demikian bagi saya bukan sekadar mahar, namun sebagai ungkapan terima kasih karena selama 3 tahun 4 bulan ini dialah orang yang menjaga dan merawat Teuku dan Pocut adalah Maya," kata Putra.

6. Kotak Suara 2019

Putra pernah menjadi viral di sosial media karena memomong anak sekaligus menjaga kotak suara di Pemilu 2019. Ia harus melakukannya karena istrinya telah meninggal dunia kala itu.

7. Dua Anak

Putra menjelaskan bahwa dirinya punya dua orang anak yang masing-masing berusia 7 tahun dan 2,5 tahun. Istrinya meninggal dua beberapa hari setelah anaknya dilahirkan.

"Istri saya telah meninggal dunia 2 setengah tahun lalu. Almarhumah meninggal setelah 28 hari pasca-melahirkan putri kami. Almarhumah pendarahan. Sekarang, mereka saya asuh. Untuk anak lelaki, saya yang urus, sementara yang perempuan bersama dengan mertua," jelas Putra.