6 Fakta Keamanan Jas Hujan Syar'i Dipakai saat Berkendara untuk Muslimah - Fakta.id

6 Fakta Keamanan Jas Hujan Syar'i Dipakai saat Berkendara untuk Muslimah

Last Updated 2020-01-25T03:06:40+00:00

Selamat datang di Fakta.id yang kali ini akan membahas tentang fakta keamanan jas hujan syar'i yang belakangan ini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia.

Sebagai negara yang berpenduduk mayoritas beragama Islam ternyata membuat para pelaku usaha melakukan sejumlah inovasi termasuk untuk industri otomotif. Untuk kaum perempuan, ternyata juga ada sebuah usaha kecil yang menawarkan berupa produk jas hujan dengan mengusung gaya pakaian muslimah.

Berdasarkan pantauan tim dari Fakta.id, telah ditemukan berbagai macam jenis dan warna jas hujan dengan model syar'i yang diperjualbelikan di situs e-commerce. Berikut ini merupakan ulasan lanjutan mengenai fakta keamanan saat menggunakan jas hujan syar'i tersebut:

1. Jas Hujan juga dilengkapi dengan Cadar

Jas Hujan juga dilengkapi dengan Cadar


Tidak cuma menyerupai hijab syar'i saja, tetapi jas hujan yang diperjualnbelikan itu juga ada yang turut dilengkapi dengan cadar pada bagian wajahnya. Hal ini tentu saja menyita perhatian publik terutama mereka yang menggunakan cadar.

2. Jas Hujan Syar'i tidak berpengaruh besar terhadap keamanan berkendara

Jas Hujan Syar'i tidak berpengaruh besar terhadap keamanan berkendara


Instruktur Rifat Drive Labs, Erreza Hardian menjelaskan bahwa penggunaan jas hujan tersebut tidak berpengaruh besar terhadap keamanan dalam berkendara.

"Kalau dipakai ketika berjalan kaki tidak ada masalah. Untuk berkendara motor sebaiknya tidak digunakan karena jas hujan bukan untuk menembus hujan," katanya seperti disalin Fakta.id.

3. Keamanan berkendara terletak pada jalan yang licin

Keamanan berkendara terletak pada jalan yang licin


Erreza melanjutkan bahwa pada intinya, saat hujan, jas hujan tersebut bukan menjadi penjamin keselamatan karena itu hanya pelindung dari basah akibat dari air hujan. Sedangkan untuk keselamatan, risiko ada pada jalan basah dan indikator lainnya yang tetap mempunyai peluang menjadi penyebab kecelakaan.

"Banyak salah kaprah ketika berkendara motor terus pakai jas hujan maka lantas kita aman dari hujan, tapi tidak aman dari bahaya lain ketika sebuah lingkungan sedang dalam kondisi hujan.," ujar Reza.

4. Keseimbangan mudah terganggu saat mengendarai motor

Keseimbangan mudah terganggu saat mengendarai motor


Perlu diketahui bahwa kendaraan motor memang bertumpu pada keseimbangan. Jadi mungkin untuk pemilihan jas hujan jangan yang mengganggi keseimbangan saat mengendarai motor.

"Semua pengemudi di jalan sedang dalam keterbatasan baik secara visual, pendengaran dan rasa. Dari sisi kendaraan motor adalah kendaraan bermotor terkecil dan sangat tidak stabil ketika berada di jalan," katanya lagi.

5. Bentuk jas hujan syar'i mirip jas hujan pada umumnya

Bentuk jas hujan syar'i mirip jas hujan pada umumnya

Untuk secara sekilas, jas hujan syar'i yang diperuntukkan untuk muslimah ini rancangannya kurang lebih sama dengan jas hujan pada umumnya. Adapun perbedaannya yaitu pada bagian style dan aksesoris tambahan saja. Bentuknya dibuat mirip dengan hijab syar'i.

6. Jas Hujan Syar'i aman asalkan panjangnya tidak melebihi batas

Jas Hujan Syar'i aman asalkan panjangnya tidak melebihi batas


Mengenai keamanan penggunaan jas hujan syar'i, rasanya tidak akan terlalu berbeda dengan jas hujan pada umumnya selama panjang dari jas hujan tersebut tidak melebihi batas. Minimal tidak ada kemungkinan untuk tersangkut di velg motor karena ini bisa menjadi sangat berbahaya.