Fakta.id

Mengenal Metode Montessori, Prinsip dan Contohnya Berikut Ini

Febriyan Cahya Yudha - 10-01-2024 13:52
Mengenal Metode Montessori, Prinsip dan Contohnya Berikut Ini
Mengenal Metode Montessori, Prinsip dan Contohnya Berikut Ini

Berbagai strategi diterapkan oleh orang tua agar mempunyai anak cerdas termasuk metode montessori satu ini. Istilah satu ini mungkin masih asing bagi sebagian besar orang tua terutama bagi masyarakat awam, padahal kalau sudah mengetahuinya, maka akan paham apa manfaatnya.

Contents [ Buka ]

Sudah bukan menjadi rahasia lagi apabila orang tua menginginkan yang terbaik kepada buah hati terutama dalam segi pendidikan. Sebab dengan pendidikan terbaik, maka akan membuat anak bisa lebih mudah dalam mencapai masa depan.

Disinilah ada salah satu cara yang bisa dipilih untuk mengembangkan potensi dan kemampuan dari si kecil. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu montessori, maka silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Metode Montenssori

Metode montenssori merupakan metode pendidikan dikhususkan untuk anak-anak. Metode tersebut pertama kali ditemukan dan dikembangkan oleh seorang dokter dan tenaga pendidik asal Italia, Dr Maria Montessori di tahun 1900.

Ciri utama dari metode tersebut adalah memberikan kebebasan anak untuk membuat keputusan manakah hal yang ingin dipelajari. Tujuannya adalah supaya mereka bisa meraih potensi yang terdapat dalam kehidupan.

Adapun pilihan pelajaran dalam metode montessori tersebut sudah dirancang sesuai dengan rentang usia. Selain itu, strateginya dapat diterapkan baik di sekolah ataupun di rumah. Itulah mengapa sebagai orang tua sebaiknya juga harus mempelajari strategi tersebut.

Dengan keberadaan metode inilah ternyata juga meyakini bahwa setiap anak terlahir dengan kelebihan serta bakat berbeda. Anak yang mengikuti montessori biasanya diberikan kebebasan untuk melakukan eksplorasi sekaligus menanamkan kemandirian tapi tetap dengan batasan.

Prinsip

Metode montessori adalah salah satu metode pendidikan pada anak yang kian populer di dunia termasuk Indonesia. Jangan heran kalau semakin banyak orang tua tertarik untuk mempelajari strategi untuk meningkatkan kemampuan pada si kecil.

Dalam penerapannya, strategi inipun juga mempunyai sejumlah prinsip di dalamnya yang perlu diketahui. Nah, berikut sejumlah prinsip penting di dalam montessori ini.

Adanya Pembelajaran Eksperiensial

Prinsip pertama dari metode ini adalah menekankan pada pengalaman yang dapat dirasakan oleh anak. Nantinya seorang anak dididik untuk terjun secara langsung agar bisa mengetahui secara pasti dari pelajarannya.

Jadi mereka bukan paham teori saja dari guru atau orang tua, akan tetapi terlibat secara langsung pada pembelajaran.

Guru atau Orangtua Menyediakan Alat Belajar

Selain menyediakan alat belajar, prinsip berikutnya adalah guru atau orangtua harus menyediakan adanya alat untuk belajar. Disinilah guru atau orangtua mempunyai peran cukup penting yakni sebagai pemandu.

Anda diharuskan agar mengenalkan mereka pada alat atau bahan yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Tujuannya adalah agar mereka bisa mengetahui langsung apa yang harus dipelajari.

Peace Education

Prinsip dalam teori montessori selanjutnya adalah peace education yakni mengajarkan anak mengenai nilai-nilai perdamaian. Dengan begitu, seorang anak bisa mempunyai kemampuan dalam mengatasi konflik atau masalahnya sendiri tanpa adanya kekerasan.

Dalam proses belajar ini, maka guru atau orang tua wajib untuk mengajarkan rasa saling menghormati, mencintai sekaligus mengh argai.

One On One Lesson

Di dalam prinsip one on one lesson inilah, guru atau orangtua harus menunjang kebutuhan anak melalui pembelajaran 1:. Tujuannya adalah agar mereka bisa memperoleh arahan ataupun pembelajaran secara maksimal.

Lingkungan Yang Didesain Khusus

Prinsip terakhir adalah harus menyediakan adanya lingkungan yang didesain secara khusus untuk belajar. Tujuan adalah supaya anak anak bisa mengeksplorasi sekaligus merasakan hal yang sedang dipelajari.

Adapun untuk desain interior dari ruang belajar tersebut sebaiknya harus dipilih secara selektif. Misalnya saja adalah dengan memilih gaya minimalis berwarna netral yang bisa memberikan efek tenang.

Contoh Kegiatan dan Permainan Montessori di Rumah

Metode pembelajaran ini ternyata tidak hanya dapat dilakukan di sekolah saja, tetapi juga dapat dilakukan di rumah lho. Ketika menerapkan montessori di rumah, maka peran orangtua sangat penting dalam kegiatan ini.

Itulah mengapa sebagai orang tua sebaiknya harus memilihkan kegiatan yang tepat untuk merencanakan montessori ini. Nah, berikut sejumlah kegiatan sekaligus permainan yang dapat dilakukan di rumah.

Menyortir Warna

Contoh kegiatan yang pertama adalah menyortir warna dapat dilakukan bersama dengan si kecil. Caranya sangat mudah seperti menggunakan kancing berwarna kuning, merah, hijau dan lainnya.

Sebaiknya jumlah setiap warna tersebut minimal lima buah dan sediakan mangkuk untuk menjadi wadah dari kancing. Anda bisa meminta si kecil buat menyortir kancing berdasarkan warna ke dalam mangkuk.

Menyusun Puzzle

Contoh permainan montessori berikutnya adalah menyusun puzzle ini. Seperti sudah diketahui bahwa puzzle menjadi salah satu permainan yang cocok untuk anak karena dapat membantu melatih keterampilan motorik halus.

Selain itu, manfaat lain dari bermain puzzle adalah membantu anak memecahkan masalah sekaligus menanamkan kebutuhan si kecil akan keteraturan. Namun, jangan lupa orang tua juga harus membimbing mereka dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Menuang dan Menyendok

Sedangkan kegiatan montessori lainnya yang bisa dilakukan di rumah adalah bermain menuang dan menyendok. Melalui permainan satu ini ternyata bisa melatih kesabaran sekaligus fokus pada anak.

Silahkan sediakan dua buah toples, biji kacang hijau sekaligus sendok. Permainannya sangat simple yakni meminta anak untuk memindahkan kacang hijau dari toples A ke toples B dengan menggunakan sendok.

Mystery Bag

Masih ada contoh permainan montessori yang bisa diterapkan yakni melalui mystery bag ini. Cara bermainnya sangat mudah yakni orangtua hanya perlu memberikan anak kotak berisi benda yang tidak boleh dilihat.

Selanjutnya biarkan mereka meraba sekaligus menebak isi dari kotak misteri tersebut. Permainan ini ternyata dapat membantu melatih kemampuan sensori pada anak.

Melukis Dengan Jari

Dengan mengajak si kecil melukis dengan jari ternyata akan membuat mereka bisa mengeksplorasi keterampilan sensoriknya. Kegiatan inipun ternyata juga akan memberikan kesempatan bagi si kecil agar bisa mengenal warna.

Manfaat

Karena proses penerapannya menekankan pada kebebasan, maka metode inipun juga akan memberikan sejumlah manfaat bagi anak-anak diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Dapat membantu si kecil untuk memecahkan masalah sendiri. Sebab selama proses pembelajaran, kreativitas anak akan terasah dan ditantang menemukan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah
  • Membantu mengasah potensi yang dimiliki oleh anak. Nantinya orangtua dapat memberikan kebebasan anak untuk mengeksplorasi sekaligus mengembangkan kemampuannya sendiri.
  • Meningkatkan kemampuan dalam berinteraksi si kecil terutama untuk belajar bekerja sama, berbagi ataupun menyelesaikan masalah secara bersama
  • Melatih kemandirian pada anak terutama dalam mengerjakan tugas harian.

Sebagai orangtua, pastinya menginginkan yang terbaik untuk buah hati terutama berkaitan dengan dunia pendidikan. Karena dengan pendidikan terbaik, anak bisa lebih mudah dalam menggapai masa depan yang cemerlang.

Berbagai cara dapat dilakukan untuk membuat si kecil dapat mengeskplorasi kemampuan dan bakat mereka. Termasuk penggunaan dari metode montessori ini dimana memberikan banyak manfaat bagi anak anak.

Editor: Jinan Vania Barizky