Apa itu Litecoin (LTC)? Koin Garapan Charlie Lee, Mantan Karyawan Google dan Coinbase - Fakta.id

Apa itu Litecoin (LTC)? Koin Garapan Charlie Lee, Mantan Karyawan Google dan Coinbase

Last Updated 2021-05-30T01:41:30+00:00

Litecoin (LTC) adalah mata uang crypto yang dirancang untuk menyediakan pembayaran super cepat, aman dan murah dengan memanfaatkan sifat unik dari teknologi blockchain itu sendiri.

  • Nama Perusahaan: Litecoin
  • Nama Koin: LTC
  • Peringkat: Top 15 
  • Harga terakhir: $150 - $350
  • Berdiri sejak: 2011
  • Pendiri: Charlie Lee
  • Website: litecoin.org
Litecoin LTC
Litecoin LTC

Apa itu Litecoin (LTC)?

Cryptocurrency telah dibuat berdasarkan protokol utama, Bitcoin (BTC), namun hal ini berbeda dalam algoritma hashing yang digunakan, hard cap, waktu transaksi untuk blok dan sejumlah faktor lainnya.

Litecoin mempunyai waktu blok hanya 2,5 menit dengan biaya transaksi yang sangat rendah. Ini membuat LTC cocok untuk dijadikan transaksi mikro dan pembayaran point-of-sale.

LTC sendiri dikeluarkan secara resmi di GitHub pada tanggal 7 Oktober 2011 yang kemudian Litecoin Network dirilis pada 13 Oktober 2011. Sejak saat itu, Litecoin langsung meledak baik dalam penggunaan hingga penerimaan diantara pedagang.

Litecoin pun kemudian berhasil menjadi cryptocurrency papan atas berdasarkan kapitalisasi pasar untuk sebagian besar keberadaannya.

Charlie Lee, pendiri dari LTC merupakan eks karyawan dari google yang berharap Litecoin bisa menjadi Bitcoin versi ringan karena Ia menampilkan banyak aspek yang mirip dengan Bitcoin dengan bobot yang lebih ringan.

Charlie sendiri merupakan seseorang yang cukup dihormati di industri cryptocurrency. Ia juga dikenal sebagai 'Chocobo' yang merupakan penambang Bitcoin sejak awal dan ilmuwan komputer.

Ia adalah mantan insinyur perangkat lunak untuk Google dan pernah memegang peran penting sebagai Direktur Teknik di Coinbase pada tahun 2015 dan 2017 sebelum akhirnya pindah.

Kini, Charlie adalah Direktur Pengelola Litecoin Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang bekerja bersama tim Pengembangan Inti Litecoin agar bisa memajukan LTC.

Tidak hanya Charlie saja, ada 3 orang lain yang menjadi dewan direksi, yaitu

  1. Xinxi Wang
  2. Alan Austin
  3. Zing Yang
Keunggulan Litecoin LTC
Keunggulan Litecoin LTC

Keunggulan

Litecoin adalah cryptocurrency murni terpopuler kedua setelah Bitcoin. Keberhasilan ini sebagian besar bisa dihubungkan dengan kesederhanaan dan manfaat dari utilitas LTC yang jelas.

LTC terbukti menjadi salah satu cryptocurrency yang paling banyak diterima pada 2021, yaitu lebih dari 2.000 pedagang dan toko yang saat ini menerima LTC di seluruh dunia.

Manfaat utama dari LTC berasal dari kecepatan dan efektivitas biaya. Transaksi Litecoin biasanya dikonfirmasi hanya dalam beberapa menit dengan biaya transaksi yang hampir bisa diabaikan, saking murahnya.

Ini menjadikannya alternatif yang sangat menarik untuk 'Bitcoin' di negara-negara berkembang yang dimana biaya transaksi akan menjadi masalah untuk mendukung cryptocurrency.